Tribratanewssoppeng.com – Salah seorang calon siswa (Casis) polisi, Wiranto Arismunandar (19) terpaksa diamankan di ruang Reskrim Polres Gowa, Kamis (13/4/2017).

Aris diamankan lantaran diketahui terlibat kasus pencurian motor pada tahun 2015 lalu di Jeneponto.Terhadap rekan Casis tersebut sudah tertangkap dan sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Jeneponto.

Sebelumnya Aris berniat mendaftar polisi melalui Pabanrim Polres Gowa, namun cita citanya akhirnya terhenti karena terlibat tindak pidana yang pernah dilakukan di wilayah polres jeneponto.

Kecurigaan pihak kepolisian bermula pada saat verifikasi berkas kelengkapan, dimana diketahui yang bersangkutan adalah merupakan warga Kabupaten Jeneponto namun melakukan pendaftaran di wilayah hukum Polres Gowa

berdasarkan kecurigaan tersebut, panitia penerimaan mengambil langkah langkah koordinasi dengan sat intel untuk menelusuri rekam jejak WA(19) dengan menggunakan tekhnologi berbasis IT yang dimiliki oleh Polri yang khusus digunakan pada rekruitmen Polri Tahun 2017, dari hasil penelusuran diperoleh data bahwa casis WA(19) tersebut merupakan DPO Polres Jeneponto Polda Sulsel yang telah melakukan tindak pidana Percobaan pencurian kendaraan bermotor ,Nomor LP 133/IV/2015/SOKT Res Jeneponto tanggal 14 April 2015.

Ditempat terpisah, Karo SDM Polda Sulsel Kombes Pol Robert Haryanto Watranan membenarkan kejadian tersebut, setelah dihubungi via Handpone (HP).

saya berpesan agar setiap calon anggota Polri harus Clear & Clean dari catatan Kejahatan apapun karena komitmen kami akan terus diterapkan tentunya dengan menggunakan tekhnologi berbasis IT yang telah dimiliki Polri sehingga setiap catatan kejahatan akan dapat terekam dengan baik,”

Hal senada disampaikan Kapolda Sulsel Irjen Pol Muktiono, SH, MH, jenderal berbintang dua tersebut tegas menyatakan seluruh calon anggota Polri harus bersih dari catatan Kejahatan, itu hal yang mutlak dan merupakan komitmen kami pada rekruitmen kali ini agar dapat menghasilkan anggota anggota polri yang berkualitas

Saat ini Aris menjalani pemeriksaan di ruang Reskrim Polres Gowa dan juga didampingi personil Polres Jeneponto untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,”(*).