Tribratanewspolressoppeng.id – Polda Sulsel, Kapolres Soppeng Akbp Indra Lutrianto Amstono melaksanakan kegiatan Safari Kamtibmas di Masjid taqwa Kec. Ganra Soppeng, Jumat (27/10/17).

Dalam kesempatan tersebut Kapolres Soppeng menyampaikan pesan Kamtibmas kepada jamaah Masjid usai pelaksaan Sholat Jumat, himbauan yang disampaikan diantaranya pencegahan pencurian ternak khususnya Sapi, himbauan pencegahan Narkoba dan obat obatan terlarang serta harapan agar seluruh lapisan masyarakat Kec. Ganra menggiatkan kembali kegiatan Poskamling di lingkungan tempat tinggal masing masing, semua itu demi menciptakan rasa aman dilingkungan kita.

Usai pelaksaan Sholat Jumat, Kapolres Soppeng melanjutkan kegiatan silaturahmi dengan Imam Masjid Daeng Mangenre, dan anggota Jamaah Tablig Masjid Taqwa Kec. Ganra.

Dalam kegiatan safari kamtibmas ini, Kapolres Soppeng didampingi oleh Kapolsek Ganra Iptu Mansyur S.Sos, Kasiwas Polres Soppeng Ipda Arifuddin, Kasie Propam Polres Soppeng Ipda Didid Rukminto, Bhabinkamtibmas dan personil Polsek Ganra.

Inti dari safari kamtibmas ini adalah agar masyarakat bisa bersinergi dengan pihak Kepolisian untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban mengingat pentingnya nikmat rasa aman ditengah-tengah masyarakat.

Coba kita perhatikan bagaimana jika kita hidup di lingkungan yang tidak aman. Misal, di sekitar kita banyak pemabuk. Malam hari penuh keributan dan keonaran. Atau mungkin yang lebih parah di sekitarnya terjadi peperangan, tentu hidup jadi tidak tenang. Maka syukurilah jika kita mendapat lingkungan yang penuh ketenangan dan masyarakatnya beradab.

Allah memerintahkan kepada kita beribadah kepada-Nya sebagai wujud nikmat aman yang dianugerahkan pada kita.

“Karena kebiasaan orang-orang Quraisy, (yaitu) kebiasaan mereka bepergian pada musim dingin dan musim panas. Maka hendaklah mereka menyembah Tuhan Pemilik rumah ini (Ka’bah). Yang telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari ketakutan.” (QS. Al Quraisy: 1-4)

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga menyatakan bahwa rasa aman adalah suatu nikmat yang besar. Coba perhatikan hadits berikut.

Dari ’Ubaidillah bin Mihshan Al Anshary dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,

“Barangsiapa di antara kalian mendapatkan rasa aman di rumahnya (pada diri, keluarga dan masyarakatnya), diberikan kesehatan badan, dan memiliki makanan pokok pada hari itu di rumahnya, maka seakan-akan dunia telah terkumpul pada dirinya.” (HR. Tirmidzi no. 2346, Ibnu Majah no. 4141. Abu ’Isa mengatakan bahwa hadits ini hasan ghorib).

Oleh karenanya nikmat ini jangan sampai diingkari. Allah Ta’ala berfirman,

“Dan Allah telah membuat suatu perumpamaan (dengan) sebuah negeri yang dahulunya aman lagi tenteram, rezkinya datang kepadanya melimpah ruah dari segenap tempat, tetapi (penduduk)nya mengingkari nikmat-nikmat Allah; karena itu Allah merasakan kepada mereka pakaian kelaparan dan ketakutan, disebabkan apa yang selalu mereka perbuat” (QS. An Nahl: 112).

Gara-gara mengingkari nikmat, akhirnya datanglah musibah. Bentuk dari menginkari nikmat adalah dengan mendustakan ajaran Rasul.

“Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka seorang rasul dari mereka sendiri, tetapi mereka mendustakannya; karena itu mereka dimusnahkan azab dan mereka adalah orang-orang yang zalim.” (QS. An Nahl: 113).

Semoga kita menjadi hamba Allah yang bersyukur terutama saat kita mendapatkan rasa aman dan tentram dalam kehidupan kita.